Pak Sugiyono, apakah mengonsumsi es batu yang terbuat dari air mentah berbahaya bagi kesehatan? Mohon penjelasannya.
Wassalamu’alaikum.
Yuni, via SMS
Jawaban
Air mentah umumnya mengandung mikroba. Mikroba pada air mentah ada yang bersifat patogen (menyebabkan sakit pada manusia) dan ada pula yang tidak bersifat patogen. Pada saat air mentah dibekukan menjadi es batu, sebagian mikroba tidak mati. Jika mikroba yang tidak mati ini bersifat patogen, maka mengonsumsi es batu dari air mentah dapat menyebabkan sakit.
Perlu diketahui bahwa terjadinya sakit akibat mengonsumsi es batu yang dibuat dari air mentah, sangat ditentukan oleh ada tidaknya mikroba yang bersifat patogen dan juga ketahanan orang yang mengonsumsi es batu tersebut. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa orang yang mengonsumsi es batu yang dibuat dari air mentah tidak selalu menjadi sakit.
Menyimpan Makanan dalam Freezer
Pak, saya membuat bakso dan chicken stick sendiri tanpa pengawet. Kalau itu saya simpan di freezer bisa tahan berapa lama ya, Pak? Dengan cara dan masa penyimpanan itu, bagaimana dengan kandungan gizinya, adakah yang hilang?
Lanjar, via SMS
Jawaban
Jika bakso dan chicken stick yang Anda buat sendiri itu disimpan dalam freezer, maka bahan pengawet tidak perlu ditambahkan. Bakso dan chicken stick tersebut dapat disimpan dalam freezer selama beberapa bulan. Namun, perlu diperhatikan, kondisinya harus tetap beku.
Kandungan gizi bakso dan chicken stick yang disimpan dalam freezer tidak banyak mengalami perubahan selama kondisinya tetap beku. Jika terjadi aliran listrik putus untuk jangka waktu yang agak lama sehingga bahan dalam freezer meleleh, maka bahan makanan tersebut sebaiknya segera dimasak. Sebab, bahan yang sudah meleleh akan mengalami kerusakan mikrobiologis (karena pertumbuhan mikroba) jika dibiarkan pada suhu ruang selama beberapa jam. Bagaimana kalau dibekukan kembali? Sebaiknya tidak dilakukan, karena bahan yang sudah meleleh akan mengalami kerusakan tekstur jika dibekukan kembali.
Produk chicken stick yang sebelumnya sudah digoreng juga masih dapat menjadi tengik selama penyimpanan. Untuk menghambat terjadinya ketengikan, sebaiknya produk yang hendak disimpan dikemas dalam wadah kedap udara dan kedap cahaya (tidak transparan).
Menghangatkan Sayur dalam Kantong Plastik
Saya sering menghangatkan sisa sayur. Caranya, sayur yang tersisa itu saya masukkan ke dalam kantong plastik, kemudian saya kukus dalam dandang agar kuah sayurnya tidak hilang. Apakah cara yang saya lakukan ini dibenarkan, Pak? Atau sebenarnya tak baik bagi kesehatan?
Naning, via SMS
Jawaban
Banyak kantong plastik bersifat tidak tahan panas. Oleh karena itu tidak dianjurkan untuk memanaskan makanan dalam kantong plastik atau menggunakan kantong plastik untuk mengemas makanan panas.
Pada saat pemanasan, suhu tentu akan meninggi. Nah, pada suhu panas, risiko migrasi komponen plastik ke makanan pun meningkat. Karena itu, bisa disimpulkan, menghangatkan sisa sayur dalam kantong plastik merupakan cara yang tidak baik bagi kesehatan karena adanya risiko migrasi komponen plastik ke dalam makanan tersebut.
Hadits Arba’in Nomor 26, Bagian Kedua
Di antara kandungan ...
Dokter, bagaimana cara mengatasi kuku jempol kaki saya yang selalu tumbuh ...
Assalamualaikum, Dok, apa sih ciri-ciri awal terserang kanker kulit? Apakah ini ...
Assalamualaikum
Dok, bagaimana cara menghilangkan kantung di bawah mata yang menghitam? ...
Assalamu’alaikum,
Dokter Inong, anak gadis saya yang berusia 12 tahun mempunyai bentuk ...
oleh Ahmad Kusyairi Suhail
"..Dan pergaulilah istri-istri dengan baik ...





Pengunjung hari ini : 195
Total pengunjung : 77708
Hits hari ini : 543
Total Hits : 267513
Pengunjung Online: 7Copyright Ummi-Online.com - 1 Januari 2010 / 14 Muharam 1431 H - All rights reserved