Majalah Ummi Digital - Ummi: Identitas Wanita Islami

Rabu, 27 Januari 2010 - 11:12:04 WIB
Berani Beda
Edisi : No.7 Tahun XXI | Rubrik: Dunia Wanita | Dibaca: 275 kali

Tak mudah menjadi beda. Saya sempat mendapat protes dari buah hati ketika menerapkan berbagai kegiatan dan peraturan yang tidak biasa. Sampai suatu ketika si sulung mengutarakan uneg-unegnya. “Ibu kok nggak sama seperti ibu teman-temanku?” tanyanya yang saat itu masih duduk di bangku SMP.

Menurut dia, hampir semua ibu memberikan kebebasan kepada anak-anaknya. Teman-temannya tak mendapat peraturan dan pengawasan ketat seperti dirinya. Contohnya, nyaris semua teman di sekolah mendapat izin jalan-jalan kemana pun mereka suka. Sementara anak saya tak memiliki kebebasan itu. Mereka hanya boleh bepergian bersama teman-temannya untuk urusan penting. Izin itu pun tidak mudah mereka dapatkan.

Anak kami terpaksa iri dengan teman-temannya yang memiliki kebebasan menonton televisi dari pagi sampai malam hari. Berbeda sekali dengan kondisi di rumah. Nasib si 'kotak ajaib' itu tak leluasa menebarkan pesona. Soalnya, saya dan suami amat membatasi kegiatan anak-anak 'nongkrong' di depan televisi. Mereka hanya berkesempatan menonton televisi satu sampai dua jam sehari.

Selain itu, yang membuat kami berbeda terkait penggunaan telepon selular (ponsel). Tak seperti teman sekolahnya, orangtua mereka telah membekali mereka telepon selular. Sementara kedua anak kami harus menunggu kesempatan itu sampai jenjang SMA. Peraturan keluarga ini sempat membuat mereka minder. Namun, mereka belajar ikhlas setelah mendapat pengertian. Sebab, saya dan suami menilai fasilitas telepon pribadi banyak menyita waktu untuk hal yang kurang bermanfaat.

Jika ingin menikmati fasilitas tersebut, anak-anak harus menggunakan uang tabungannya. Harapannya, kelak anak kami bisa menghargai jerih payah orangtua mencari nafkah. Meski begitu, saya tetap menghargai keputusan orangtua yang membekali anaknya dengan fasilitas benda mini itu. Saya percaya semua keputusan orangtua diambil melalui pertimbangan yang matang.

Peraturan lainnya yang tak bisa ditawar adalah larangan berpacaran. Walau mereka sudah memahami ajaran Islam yang tidak membenarkan berpacaran, saya dan suami selalu mengingatkan sembari mengajak berdiskusi. Kami memberikan kepercayaan kepada mereka untuk tidak mengikuti tren ini. Kami memastikan akan sangat kecewa apabila mereka melanggar peraturan ini.

Saya melakukannya mengingat budaya pacaran di negeri kita sudah menjadi hal yang biasa, khususnya dalam pergaulan remaja. Apalagi setiap hari ada saja teman mereka yang memproklamirkan baru 'jadian' layaknya cerita sinetron remaja.

Ya, Ibu memang beda, Nak. Tapi yakinlah, Ibu berani menerapkan peraturan berbeda karena tahu yang terbaik untuk kalian. Kita tidak harus sama dengan orang lain karena belum tentu yang sama itu baik dan benar untuk diikuti. Percayalah, masih banyak orangtua yang berbeda seperti ibu. Meski terkesan kolot tapi berpandangan jauh ke depan. Ini demi kesucian dan kemuliaanmu di dunia menuju keselamatan di akhirat. Amin ya Rabbal Alamiin.

Esti Dewi Sutikanti

Ibu rumah tangga, di Sukolilo


Buat link artikel ini pada:

Artikel Sebelumnya
3 Komentar :

Maya
07 Februari 2010 - 17:34:45 WIB

Saya setuju skli dg sikap ibu terhadap anak2.tp sekali2 bs donk anak2 ibu d bri kebebasan,agr mrka bs menyesuaikn diri mrka dg tmn2x.
yulia
16 Februari 2010 - 08:04:09 WIB

anak2 bisa m`expresikan kebebasannya dilingkungan sekolah yg baik,, tapi ketika anak2 sdh berada di lingkungan rumah kita...sudah kewajiban orangtua m`megang peranan...m`beri kepercayaan kepada anak2 bagi saya lebih penting daripada sebuah kebebasan,dengan kepercayaan anak2 mungkin bisa diajarkan tanggung jawab...afwan ummu maya
Melvita
28 Februari 2010 - 10:17:52 WIB

Saya setuju dengan ummi.mudah-mudahan tetap istiqamah...
Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar :
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Iklan

Ummi Terbaru

Majalah Ummi di Facebook

ShoutMix chat widget
Pengunjung

053013

Pengunjung hari ini : 28
Total pengunjung : 14857

Hits hari ini : 87
Total Hits : 53013

Pengunjung Online: 6