Majalah Ummi Digital - Ummi: Identitas Wanita Islami

Senin, 07 Juni 2010 - 11:10:34 WIB
Cara agar Warung Sembako Maju dan Untung
Edisi : No.11 Tahun XXI | Rubrik: Keuangan | Dibaca: 749 kali

Assalamu’alaikum,
Saya tinggal di perumahan dan selama 10 bulan terakhir ini saya membuka warung sembako kecil-kecilan. Tapi penghasilan yang saya dapatkan cuma bisa buat kulakan lagi, bahkan kadang nombok juga walau tidak banyak. Pak Gozali, bagaimana agar usaha saya ini bisa maju dan mendapatkan keuntungan?
Wassalamu’alaikum.
 
Yanti, via SMS
 
Jawaban
Ibu Yanti, mari kita telaah bagaimana proses seorang konsumen belanja dan memberi Anda keuntungan. Dari sekian ratus penghuni perumahan, ada sekian persen yang lewat di depan toko Anda, atau tahu keberadaan toko Anda (melalui iklan). Dari sekian persen yang tahu itu, ada sekian persen lagi yang memutuskan untuk mampir. Dari sekian persen yang mampir, memutuskan untuk membeli. Dari yang membeli, ada yang datang kembali dan menjadi pelanggan, dan ada yang hanya sesekali saja sambil lewat atau mungkin tidak kembali sama sekali.
Nah, sebagai pengusaha, mari kita perbesar peluang sekian persen tersebut. Tahap pertama, apakah para penghuni perumahan tahu keberadaan toko Anda tersebut? Kalau berada di jalan utama, maka kemungkinan semua orang sudah tahu. Kalau tidak berada di jalan utama, maka Anda perlu “memberi tahu” mereka yang tidak lewat di depan toko. Buat selebaran atau bentuk iklan lainnya.
Tahap berikutnya, untuk yang sudah tahu keberadaan toko Anda, maka yang harus diusahakan adalah bagaimana caranya agar mereka mau mampir. Ada banyak kiat, di antaranya membuat display yang menarik dan terlihat dari jalan, tempat parkir yang nyaman, promosi yang menarik, dan sebagainya.
Kalau sudah mampir, apakah semua belanja? Belum tentu juga, kan? Oke, sekarang bagaimana caranya agar yang mampir itu belanja? Caranya, Ibu mesti perhatikan display atau kemudahan dalam mencari/menanyakan barang, kelengkapan dan keragaman barang, kesesuaian barang dengan kebutuhan mereka, harga, dan lain-lain.
Apakah sudah selesai sampai di sini? Tidak, kita harus usahakan supaya mereka belanja sebanyak mungkin dan sesering mungkin. Apa rahasianya? Buatlah mereka nyaman dan terikat dengan toko kita. Ada yang melakukannya dengan promosi untuk pelanggan, ada yang konsisten dengan memberi harga paling murah, pelayanan yang sifatnya personal (diingat nama, kebutuhan rutinnya, dan sebagainya), bahkan ada juga yang melakukannya dengan memberikan fasilitas utang.
Tidak perlu semua kiat Anda terapkan. Lihat mana yang paling cocok dan bisa diterapkan dengan lebih mudah dan efektif.
Nah, bagaimana kondisi toko Anda sekarang ini? Apakah kurang dikenal, atau sudah dikenal tapi belum banyak yang mampir, atau sudah ada yang mampir tapi tidak berbelanja, atau ada yang belanja tapi sedikit, atau mereka belanja tapi setelah itu tidak kembali lagi?
 
Ahamd Ghozali

Buat link artikel ini pada:

Artikel Sebelumnya
0 Komentar :

Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar :
 
 (Masukkan 6 kode diatas)