Senin, 07 Juni 2010 - 10:49:12 WIBBimo Sasongko, MSEIE, MBA dan Keluarga, Membuka Jalan Menuju Pendidikan Berkualitas Edisi : No.11 Tahun XXI | Rubrik:
Cover Story
| Dibaca:
353 kali
“Senyum ya, Pak....”
Lelaki kelahiran 4 Februari 1972 itu lantas berusaha mengurai senyum. “Wah...susah juga ya jadi model,” cetusnya. Namun, menit-menit selanjutnya, 'ketegangan' pun mencair.Bimo Sasongko, MSEIE, MBA dan Dwireka Novitria, SH, semakin santai berpose.
Apalagi ketika buah hati mereka, Aisyah Khairunnisa Muhammad, Hisyam Abdurrahman Muhammad, Ahmad Azzam Muhammad, dan Hafshah Khairanna Muhammad, nimbrung. Suasana tambah seru!
Saat ini, Bimo dan keluarga tengah menantikan kelahiran anak kelima. Sebagai ayah, President Director and CEO Euro Management Indonesia (EMI) ini sadar betul anak-anak memerlukan arahan. “Hal-hal yang kita ketahui baik buruknya saya sampaikan kepada anak-anak dengan komunikasi yang tentu mereka mengerti,” terang lulusan marketing dan manajemen Pforzheim University of Applied Science Fachhochschule (FH), Pforzheim, Jerman.
Pendidikan untuk anak-anaknya pun telah ia tekadkan lebih berkualitas dan tepat sasaran. Bimo lebih menekankan pada keahlian, hobi, bakat, dan minat mereka. “Saya yakin porsi terbesar pada spiritual dan emosional. Dengan sendirinya akademik mengikuti,” jelas alumnus ITB Bandung ini.
Sang istri pun mendukung. “Rumah kan madrasah bagi anak-anak, terutama di masa golden age ini. Di sini kami fokus pembentukan karakter yang kuat akhlaknya,” tambah Dwireka.
Pengalaman Bimo mendapat beasiswa dari BPPT untuk kuliah S-1 di North Carolina University, USA, dilanjutkan dengan menamatkan S-2 di Arizona State University, USA, hingga membawanya menempuh pendidikan di Jerman, menginspirasi Bimo mendirikan EMI.
Lembaga yang terbentuk tahun 2003 ini memfasilitasi siswa-siswi lulusan SMA yang berniat kuliah ke Jerman dan Prancis. Selama enam bulan, mereka akan dilatih berbagai hal, seperti bahasa, budaya, mental, cara hidup, dan motivation building. Termasuk pembuatan aplikasi, paspor, visa, tiket, sampai penjemputan di bandara negara tujuan.
Melalui EMI, Bimo ingin bangsa Indonesia dapat mempercepat kemajuannya dengan pendidikan berkualitas. “Saya yakin pendidikan di Indonesia sudah bagus. Tapi, jika ada kesempatan mendapat pendidikan terbaik dunia dengan biaya murah, why not? Inilah cara kita meluaskan sudut pandang,” papar Bimo.
Bimo berharap apa yang tengah dirintisnya ini memberi manfaat kepada banyak orang dan memotivasi untuk meraih kesuksesan. Dan tentu, melahirkan generasi Indonesia terbaik di masa depan.
Rosita
Buat link artikel ini pada:
0 Komentar :
Isi Komentar :